Spanyol Juarai Piala Dunia 2010


Goal : '116 minutes Andres Iniesta

Final Piala Dunia 2010 di stadion Soccer City Johannesburg, Afrika Selatan hari Minggu antara Tim Matador Spanyol lawan Tim Oranye Belanda berakhir 1-0 untuk Spanyol yang sekaligus dinobatkan sebagai juara dunia.

Goal tunggal Spanyol dicetak pemain depan Andres Iniesta pada babak kedua perpanjangan 2 x 15 menit atau pada menit ke-116.

Pertandingan yang berjalan hampir seimbang itu berlangsung agak keras sehingga tidak heran wasit sampai mengeluarkan 14 kartu kuning bahkan pemain Belanda, John Heitinga dikeluarkan pada menit ke-109 karena mendapat dua kartu kuning.

Kedua pihak sama-sama mendapat beberapa kali peluang mencetak goal. Namun kecekatan kedua penjaga gawang mencegah terjadi goal sampai pada saat goal tunggal yang mengunci kemenangan Spanyol.

Inilah pertama kali satu kesebelasan Eropa merebut Piala Dunia dalam turnamen yang dimainkan di luar Eropa. Baik Spanyol maupun Belanda belum pernah meraih Piala Dunia menyebabkan final hari Minggu berjalan dengan semangat tinggi dan tempo tinggi meskipun keras.

Kemenangan Spanyol ini juga membuktikan prediksi Paul 'si gurita Peramal' terbukti lagi kebenarannya, setelah sebelumnya Paul juga dengan tepat meramalkan bahwa Jerman akan merebut juara ketiga. Dengan demikian seluruh ramalan Paul si gurita peramal sepanjang Piala Dunia 2010 tidak pernah salah.

Sementara itu, jumlah penonton yang menyaksikan pertandingan final piala dunia hari ini antara Spanyol dan Belanda diperkirakan mencapai 700 juta orang lebih.

Kata pejabat televisi FIFA, Niclas Ericson, jumlah itu lebih besar dari jumlah penonton televisi pertandingan final Piala Dunia tahun 2006 di Jerman, yang mencapai 700 juta orang.

Katanya, jumlah penonton kali ini akan lebih besar lagi apabila penonton yang menyaksikan pertandingan lewat internet dan telepon genggam ikut dihitung. Maka dengan hasil tersebut, Paul si Gurita juga berhasil meramalkan kemenangan SPanyol pada Piala Dunia Tahun ini

Polemik Ujian Akhir Nasional



Saya sangat tidak setuju apabila UAN (Ujian Akhir Nasional) dihapuskan !!!

Hal ini sama saja dengan lebih memperbodoh lagi pendidikan di Indonesia, UNAS merupakan standarisasi nasional yang tepat bagi perkembangan pendidikan di Indonesia. Memang akhir-akhir ini banyak disorot akan hasil dari UNAS yang kurang memuaskan karena tingkat kelulusan yang rendah, banyak yang bunuh diri, harus mengulang, kebocoran soal, dll.

Semua murid di seluruh Indonesia berpacu, belajar dan berikhtiar agar supaya dimudahkan dalam Ujian Nasional tahun ini, sehingga mereka bisa lulus dengan nilai yang memuaskan dan bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan perguruan tinggi yang mereka impikan.

Bagi saya UNAS menjadi persaingan bagi kita antar teman sekolah, teman pelajar seluruh Indonesia dan juga menjajal kemampuan diri sendiri. Dimana kemampuan akademis dan kemampuan mental kita sama-sama dicoba.

Tentang jumlah kelulusan yang rendah, berarti siapa yang salah, gurunya, UNASnya, atau muridnya ??? Yang jelas pasti muridnya sebagai obyek pelaku. Kalau harus mengulang itu wajib. Untuk kebocoran soal, nah itu pasti ada oknum atau joki yang lagi cari kesempatan dalam kesempitan, tinggal si murid mau cari jalan yang lurus ikut jujur atau curang. Proses pelaksanaan UNAS selalu diperbaiki tiap tahun menjadi lebih baik dan lebih rapi.

Bunuh diri karena UNAS itu adalah hal terbodoh yang pernah saya dengar, karena suatu kegagalan hanylah awal, bukanlah jalan buntu, karena kita masih diberi kesempatan untuk mengulang dan berusaha lebih baik. Disini pendidikan mental seseorang bisa ketahuan untuk menjadi lebih dewasa dalam menyikapi suatu keadaan.

Ujian memang hal yang menjadi momok bagi dunia pendidikan maupun dunia kerja tapi disitu kita dipacu untuk menjadi lebih baik dan lebih tangguh. Tidak hanya dalam SD, SMP atau SMU saja tapi dalam Perguruan Tinggi dan dunia pekerjaan pasti ada ujian yang dilakukan untuk menghasilkan keputusan kelulusan nasib seseorang. Semua orang menjadi pejuang yang berjuang untuk nasibnya.

Tips saya :
  1. Ikhtiar dan selalu berserah pada Tuhan YME untuk nasib kita menjelang UAN
  2. Berlatih kisi-kisi Ujian Nasional yang bisa kita dapatkan download dari internet atau buku-buku. Ikut bimbingan belajar menjelang UAN atau ikut try out.
  3. Berlatih dan berlatih
  4. Jujur
  5. Jangan mudah menyerah
  6. Percaya pada diri sendiri
  7. Jaga kesehatan
Maju pendidikan Indonesia !!!

Pengikut

Let's Talk

This Blog Has Acces For Time

Protected by Copyscape Unique Content Checker
 
duit